Manusia dan Agama

Nama : Nayla Syafa Kamila P. 
NIM.   : 25041430076
Kelas. : Pariwisata B


        Rangkuman materi Manusia dan Agama 

Manusia Dalam Al-Qur’an : 
Al-Basyar : Manusia secara biologis dengan segala kebutuhannya.
An-Naas : Menunjukkan Manusia yang berakal.
Al-Insan : Menunjukkan manusia yang selain berakal, juga memiliki keimanan dan ketaqwaan. 

Konsep Manusia Menurut Para Tokoh : 
Socrates & Plato : Socrates melihat Manusia sebagai individu, sedangkan Plato menekankan aspek sosial dan politiknya.
• Sastrapratedja & Comte : Manusia dipandang sebagai makhluk historis, dapat mengenal diri berarti mengenal sejarah. 
• Ernst Cassirer : Manusia tidak bisa didefinisikan hanya dari sifat fisik atau metafisik, melainkan dari karya yang dihasilkannya.

Hakikat Penciptaan Manusia (Perspektif Al-Qur’an)
Manusia terdiri dari dua unsur utama yang membentuk eksistensinya : 
Unsur materi (fisik) : Berasal dari tanah. jika hanya mengandalkan aspek ini, Manusia dipandang sebagai " Manusia rendahan" atau sekedar makhluo fisik.
Unsur Non-Materi (Spiritual) : Berupa ruh (Nafkhah) yang ditiupkan oleh Tuhan. Unsur ini me jadikan sebagai "Manusia mulia" dan makhluk spiritual.

Beberapa teori tentang Agama: 
Terdapat berbagai teori mengenai bagaimana Agama muncul dan berkembang: 
• Animisme & Evolusi (Edward B. Taylor) : Agama berkembang dari tahap animistik, kr politeistik, hingga monoteistik.
Teori Magisb(J.G.Frazer) : Agama berakal dari upaya Manusia mencapai tujuan melalui kekuatan ghaib di alam.
Sentimen Kemasyarakatan (Emile Durkheim) : Agama muncul dari rasa cinta terhadap masyarakat, dengan "totem" sebagai tambang keramat kelompok. 
Ur Monoteisme (Andrew Lang) :Keyakinan awal adanya dewasa tertinggi sebagai Penciptaan dan penjaga ketertiban.

Agama Dalam Terminologi Islam : 
Dalam bahasa arab, Agama disebut dan, yang mengandung makna penyerahan diri, ketaatan, hukum/peraturan, serta pertanggung jawaban (peradilan). 

Sebuah Agama umumnya memiliki lima Unsur:
1. Sistem Keyakinan
2. Emosi keagamaan
3. Upacara keagamaan 
4. Tempat dan peralatan ibadah
5. Kelompok pengantar

Fungsi Agama bagi Manusia : 
Agama memiliki peran krusial dalam kehidupan individu dan sosial : 
Dukungan Psikologis : Memberikan rekonsiliasi Saat Manusia menghadapi ketidakpastian atau frustrating.
• Hubungan Transedental : Menghadirkan rasa damai dan identitas baru melalui ibadah.
• Standar Nilai : Memberikan dasar untuk menguji ulang serta melegitimasi nilai dan norma dalam masyarakat.
Transisi Hidup : Memberikan status dan identitas baru dalam siklus perkembangan manusia. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

FILM

10 TIPS PENCARIAN INFORMASI YANG EFEKTIF DI INTERNET